Bu Nurjanah

“Saiki gendutan, Pul!,” sapa Bu Nurjanah setelah lama sekali kita tidak bertemu. Aku tertawa lalu kusalami beliau dan kami pun banyak berdiskusi dibawah pepohonan sengon minggu pagi itu.
Ibu Nurjanah, guruku sewaktu masih di MI dulu. Guru yang dulu dikenal galak, banyak murid-muridnya yang takut, termasuk aku. Tapi semua tau bahwa beliau seperti itu karena saking sayang dan perhatiannya kepada kami. Dan kami sangat menghormati BuNur, sampai sekarang.
Beliau termasuk guru yang gigih dalam mengurus murid dan mengelola sekolah. Kini, beliau dipercaya memimpin MI Maarif Sokorini, sekolahku dulu. Walau banyak tantangan dan keterbatasan, di tangannya kini MI semakin maju, gedungnya semakin bagus dan bertambah banyak orang tua yang mempercayakan anaknya untuk sekolah di situ.
Banyak inspirasi di hari minggu.
Terimakasih Bu..
Selamanya engkau Guruku.. 🙏
Desa Sokorini, 2018

#MasihBelajar #TerusBergerak
#GuruKehidupan #KulonNdeso
#KampoengLiterasi #Sokorini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *